Menurutnya, komentar tersebut juga menjadi penyemangat untuk melanjutkan perjalanan setelah menyandang gelar sarjana.

"Yang paling penting menjadi hadiah bagi saya dan keluarga saya, terlebih Umi dan Bapak saya karena mereka memang ngefans sekali dengan Bon Jovi, sampai dengerin lagunya tiap hari," ucapnya.

Momen tersebut semakin berkesan bagi Balkis karena menjadi bagian dari puncak perjuangannya selama menempuh pendidikan di Teknik Geologi Undip.

Balkis berhasil menyelesaikan kuliahnya dalam waktu kurang dari empat tahun dengan IPK 3,85. Ia menyebut pencapaian tersebut tidak terlepas dari dukungan keluarganya.

"Buat saya, momen wisuda itu sendiri sudah sangat berarti karena merupakan hasil dari perjuangan kuliah saya selama kurang dari empat tahun dengan IPK yang cukup memuaskan, 3,85, di Teknik Geologi Undip, dengan banyak dukungan dari keluarga," ujarnya.

Ia pun menganggap komentar dari Bon Jovi sebagai salah satu pengalaman paling berkesan dalam hidupnya.

"Ketika momen yang awalnya hanya ingin saya abadikan bersama keluarga ternyata mendapat perhatian dari Bon Jovi, rasanya benar-benar menjadi salah satu pengalaman paling memorable dalam hidup saya," kata Balkis.