NADIKABAR.COM — Universitas Lampung (Unila) menyebutkan bahwa gelaran The 6th International Indonesia Conference on Interdisciplinary Studies (IICIS) 2026 yang diikuti 160 peserta yang berasal dari 11 negara, baik secara tatap muka maupun melalui ruang virtual sebagai upaya memperkuat kolaborasi interdisipliner guna menghadapi tantangan global.
"Gelaran IICIS ke-6 tahun ini mengangkat tema “Advancing Blue-Green Development: Interdisciplinary Responses to Global Challenges”. Tema ini dirancang sebagai bentuk respons konkret terhadap kompleksitas tantangan global yang makin mendesak," kata Rektor Unila Prof. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng.,di Bandarlampung, Kamis.
Menurutnya, tema tersebut bukan sekadar pilihan intelektual, melainkan respons terhadap kenyataan bahwa tantangan global seperti perubahan iklim, ketahanan pangan, degradasi ekosistem pesisir, ketimpangan ekonomi, hingga transformasi digital tidak dapat dijawab oleh satu disiplin ilmu saja.
"Blue-green development merupakan paradigma pembangunan yang mengintegrasikan pemanfaatan sumber daya laut dan pesisir secara berkelanjutan dengan prinsip pembangunan hijau, ekonomi sirkular, dan keadilan sosial," kata dia.