NADIKABAR.COM — Universitas Pertamina melalui Global Green Chemistry Innovation and Network Program (GGINP) Indonesia menyelenggarakan “GreenLink: Greenovate Startup Accelerator 2026 Final & Demo Day”, yang membawa berbagai inovasi melalui perusahaan rintisan di bidang kimia hijau.

Project Director GGINP Indonesia Teuku Muhammad Roffi dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat, mengatakan program ini ditujukan untuk mempertemukan inovasi startup di bidang kimia hijau (green chemistry) dengan kebutuhan nyata industri dan membuka ruang bagi kolaborasi, pengembangan pasar, investasi, serta implementasi solusi secara lebih luas.

“Kami berharap startup kimia hijau bisa melakukan seperti startup digital yang sebelumnya sudah berkembang di Indonesia dan membawa dampak yang cukup besar,” kata Roffi.

Adapun GreenLink menjadi puncak dari rangkaian Greenovate Startup Accelerator 2026 yang mempertemukan startup dengan pelaku industri, investor, pemerintah, serta mitra ekosistem inovasi.