Digitalisasi membantu mengurangi penggunaan sumber daya fisik dalam proses akademik. Hingga kini, UT tersebar di 39 daerah seluruh Indonesia.
Sementara pengelolaan lingkungan memperluas penerapan prinsip keberlanjutan di luar sistem pembelajaran. Di gedung pusat UT, penghematan listrik mencapai 42 persen. Sudah ada 1.240++ pohon yang ditanam civitas akademika dan 86% sampah kampus sudah terpilah.
Implementasi tersebut turut tercermin dalam UI GreenMetric World University Rankings 2025, dengan UT berada pada peringkat 269 dunia dan 34 nasional.