"Kami memohon maaf kepada masyarakat apabila selama persiapan maupun pelaksanaan upacara terdapat pengaturan lalu lintas yang menimbulkan ketidaknyamanan. Pengaturan akan dilakukan secara efektif dan situasional agar aktivitas masyarakat tetap dapat berjalan dengan baik," kata Kombes Pol Abast.
Ia menambahkan, Polda Jatim berharap masyarakat tetap tertib berlalu lintas dan memberikan ruang kepada petugas untuk melakukan pengaturan di sekitar lokasi kegiatan.
"Kami mengharapkan kerja sama masyarakat dengan tetap mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Kami akan berupaya agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lebih lama dari yang diperlukan," pungkasnya.