NADIKABAR.COM — Tengah malam di depan gerbang Dermaga Waipirit, Seram Bagian Barat, puluhan truk warna-warni bermuatan hasil laut dan kebun berjejer rapi.

Di balik jendela berdebu, para sopir tampak tertidur pulas. Tak jauh dari sana, para pengendara motor berselimut jaket tebal ikut terlelap di kursi panjang ruang tunggu keberangkatan ferry menuju Pelabuhan Hunimua, Ambon.

Pemandangan ini menjadi santapan sehari-hari bagi setiap warga yang harus menyeberang, kendaraan yang harus bergerak, dan barang kebutuhan yang harus sampai ke pulau tujuan.