"Saat ini, hasil digital forensik di Puslabfor Polri belum keluar. Digital forensik kami lakukan agar bisa mengetahui siapa yang menyerang terlebih dahulu atau apakah ada duel tim redaksi keduanya," kata Faruk saat dikonfirmasi, Rabu (26/8/2026).

Faruk menegaskan bahwa kepastian hukum atas kasus ini sangat bergantung pada hasil uji tersebut. Di sisi lain, pihak kepolisian juga masih berupaya menggali keterangan lebih dalam dari DK, pria yang selamat dalam keributan tersebut.

"Ya jadi hasil dari digital forensik itu menjadi dasar penyidik menentukan kepastian hukum dari kasus tersebut. Doakan saja agar segera ada hasilnya," kata Faruk.