NADIKABAR.COM — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI memperbaharui informasi perihal peristiwa helikopter super puma VH-HGM yang terjatuh di Sungai Barito, Kalimantan Selatan, saat melakukan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). BNPB menyebut satu orang Warga Negara Indonesia (WNI) atas nama Yayan Supiansuri selaku Helikopter Landing Officer (HLO).
"Berdasarkan laporan awal Kantor Basarnas Banjarmasin, dari tiga awak helikopter, ada dua yang telah ditemukan dalam kondisi sehat, yaitu Hugh Andrew John Page dan Michael John Betteridge. Sementara itu, satu orang awak lainnya yaitu Yayan Supiansuri masih dalam pencarian," ujar Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, dalam konferensi pers, Minggu (8/11).
"Sekaligus ini pembaruan dari informasi kami sebelumnya," sambungnya.
Berton menyatakan BNPB dengan dibantu oleh sejumlah stake holder terkait menaruh perhatian penuh terhadap upaya pencarian tersebut. Kata dia, BNPB juga sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak perihal hal tersebut.
"Seluruh unsur terkait telah berkoordinasi untuk mendukung proses pencarian dan pertolongan. Kami juga memastikan agar dua awak yang telah ditemukan mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan penanganan medis sesuai kebutuhan. Kepada keluarga korban, kami menyampaikan bahwa pemerintah memberikan perhatian serius terhadap proses pencarian, pertolongan, dan penanganan seluruh awak," imbuhnya.
Berton mengungkapkan kantor SAR Banjarmasin juga sudah mengerahkan tim untuk melakukan proses pencarian dan pertolongan. Berdasarkan laporan Basarnas, pada pukul 13.10 WITA telah diberangkatkan satu tim rescue sebanyak 18 personel dari Kantor SAR Banjarmasin menuju lokasi kejadian.
"Tim bergerak menggunakan kendaraan rescue dan kapal Rigid Inflatable Boat (RIB)," ucap dia.
"Jarak lokasi kejadian sekitar 141 kilometer dari Kantor SAR Banjarmasin atau sekitar 71 nautical miles dari Dermaga SAR Basirih. Berdasarkan perhitungan awal, waktu tempuh diperkirakan sekitar 5 jam dan perkiraan tiba di lokasi pukul 16.10 Waktu Indonesia Bagian Tengah," lanjutnya.