Dalam unggahan itu, Upin dan Ipin membagikan lima langkah utama untuk melindungi diri dari bahaya polusi asap.
Kelima panduan tersebut meliputi imbauan untuk menghindari paparan sinar matahari secara langsung, rutin mengonsumsi air putih dalam jumlah cukup, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, selalu mengenakan masker saat beraktivitas, serta menjaga kebersihan diri.
Sementara itu, dalam penanganan karhutla di sejumlah wilayah Indonesia ini, pemerintah telah menerapkan operasi modifikasi cuaca (OMC) berbasis dry ice untuk mengurai penumpukan kabut asap dan meningkatkan jarak pandang.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sekitar 1.481 hektare lahan masih terbakar di berbagai wilayah Indonesia hingga Rabu (21/10).
Luas tersebut mencakup area di enam provinsi prioritas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) maupun wilayah lainnya.
Enam provinsi prioritas karhutla ini meliputi Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan Riau.
Di luar enam provinsi prioritas, karhutla tercatat terjadi dengan luas lebih dari 1.044 hektare. Sebanyak 44 hektare telah dipadamkan, sedangkan sekitar 1.000 hektare masih belum padam.