NADIKABAR.COM — Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menggelar pelatihan bertajuk SCABISMART : Penerapan Aplikasi Skrining Digital untuk Deteksi Dini Penyakit Scabies dalam mendukung deteksi dini penyakit scabies di kawasan pondok pesantren Darunna’im YAPIA Bogor.
“Melalui penerapan aplikasi skrining digital, program ini bertujuan mendukung deteksi dini scabies sekaligus meningkatkan kemampuan pengguna dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung kesehatan santri,” kata Ketua Tim dosen pengabdi UPNVJ, Erly Krisnanik di Jakarta, Minggu.
Ia mengatakan kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Fakultas Ilmu Komputer dan Fakultas Kedokteran UPNVJ bersama pihak pondok pesantren sebagai mitra.
Menurut dia pelatihan dan pendampingan penggunaan aplikasi SCABISMART bertujuan memastikan setiap pengguna dapat mengoperasikan aplikasi sesuai dengan perannya.
Ia mengatakan melalui praktik langsung, admin, tenaga kesehatan, santri, serta ustad dan ustazah sebagai pengawas diharapkan mampu memanfaatkan aplikasi untuk mendukung skrining dan deteksi dini scabies di lingkungan pesantren.
Dirinya menekankan pentingnya pendampingan lanjutan bagi admin agar aplikasi dapat dikelola secara mandiri dan digunakan secara berkelanjutan oleh Pondok Pesantren Darunna’im YAPIA Bogor.
Pihaknya juga melakukan pendampingan khusus kepada administrator yang nantinya bertugas mengelola sistem SCABISMART.
Pendampingan lanjutan difokuskan pada kesiapan pengelola dalam mengoperasikan aplikasi dan mendukung keberlanjutan penggunaannya di lingkungan pesantren.
Tim PKM UPNVJ berharap pemanfaatan SCABISMART dapat membantu proses skrining awal secara lebih terstruktur serta memperkuat koordinasi antara pengelola pesantren, tenaga kesehatan, pengawas, dan santri.
“Kolaborasi lintas disiplin ini menjadi wujud penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat di lingkungan pondok pesantren,” kata dia.
Ia mengatakan kegiatan pelatihan dibuka oleh Ketua Pondok Pesantren Darunna’im YAPIA Bogor Ustadz Nur Rohim serta kelompok pengguna yang akan terlibat dalam pengoperasian aplikasi SCABISMART.
Kelompok tersebut meliputi tenaga kesehatan, administrator, humas, santri, serta ustad dan ustazah sebagai pengawas santri.
“Pendekatan ini ditujukan agar peserta memahami penggunaan aplikasi sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya,” kata dia.
Sementara Tim dosen pengabdi diketuai oleh Erly Krisnanik dengan anggota dr. Isniani Ramadhani Sekar Prabarini, Yosha Putri Wahyuni, dan Kraugusteeliana serta dua mahasiswa Septian Sugiarta Saputra dan Dianingtas Hartono Simajorang.