NADIKABAR.COM — Dinas PUPR Kota Depok akan memulai pekerjaan pelebaran Simpang Parung Bingung mulai pekan depan. Pelebaran ini menjadi salah satu cara mengurai kemacetan parah yang terjadi setiap hari di Sawangan 'kubro', Depok.

Sebagai informasi, Simpang Parung Bingung menjadi pertemuan kendaraan dari Jalan Raya Sawangan, Jalan Raya Muchtar, dan Jalan Meruyung Raya. Lokasi ini menjadi salah satu titik macet di Sawangan yang sering dijuluki warga dan netizen asal Depok sebagai Sawangan 'kubro'.

Kepala Dinas PUPR Kota Depok Yodi Joko menyebut pelebaran Simpang Parung Bingung mencakup pembangunan jalan baru dan pembangunan dua jembatan yang melintasi Kali Angsana dan Kali Pesanggrahan.

"Mengingat waktu pelaksanaan yang terbatas, pembangunan akan difokuskan pada fungsi utama jalan, jembatan, dan drainase. Pekerjaan direncanakan dimulai pada minggu kedua Oktober hingga akhir Desember 2026," ujar Yodi seperti dilihat di situs Pemkot Depok, Kamis (8/10/2026).

Dia menjelaskan pekerjaan ini terdiri dari pembukaan jalur baru. Dia berharap pengerjaan proyek tak terlalu mengganggu lalu lintas di lokasi.

Pekerjaan difokuskan pada sisi timur Jalan Raya Muchtar mulai dari kawasan Simpang Parung Bingung sepanjang kurang lebih 424 meter. Proses pembebasan lahan sudah dilakukan.

Selain jalan baru, ada juga pembangunan jembatan baru. Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas jalan dan mendukung kelancaran arus lalu lintas.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi selama pelaksanaan pekerjaan. Terima kasih atas pengertian, kerja sama, dan partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan Kota Depok yang lebih baik," ujarnya.