NADIKABAR.COM β Presiden Prabowo Subianto pada 22 Juli 2026 melantik Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI) yang menandai dimulainya fase baru dalam pembangunan ekosistem pendidikan kebangsaan Indonesia. Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 80/P Tahun 2026, Donny Ermawan Taufanto dilantik sebagai Gubernur URI dan Yos Sunitiyoso sebagai Wakil Gubernur URI.
Pembentukan URI berangkat dari praktik yang telah lama diterapkan di sejumlah negara. Berbagai negara memiliki institusi pendidikan khusus yang dirancang untuk menyiapkan calon pemimpin yang akan mengisi posisi-posisi strategis dalam pemerintahan. Salah satu contoh yang dikemukakan adalah Prancis, yang sebelumnya memiliki Γcole nationale d'administration (ENA) dan kini bertransformasi menjadi Institut National du Service Public (INSP) sebagai lembaga pendidikan bagi calon pejabat publik.
Dalam struktur kelembagaan URI, Gubernur membawahi Badan Pengelola Pendidikan Kebangsaan. Badan ini selanjutnya membawahi Badan Pengelola Sekolah Unggulan, Badan Pengelola Perguruan Tinggi, serta Lembaga Administrasi Negara (LAN). Penempatan LAN di bawah ekosistem URI menunjukkan bahwa pemerintah tidak membangun institusi baru dari titik nol, melainkan mengonsolidasikan lembaga-lembaga yang telah memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan SDM.
Pernyataan Gubernur URI Donny Ermawan Taufanto mempertegas arah kebijakan tersebut. Menurutnya, LAN nantinya diintegrasikan ke dalam struktur URI dengan penambahan tugas dan fungsi yang lebih luas.