Bhredipta mengatakan penting bagi Indonesia untuk memberikan kepastian regulasi dan jaminan yang jelas agar dunia usaha memiliki kemudahan dalam menjalankan bisnisnya (ease of doing business).

Adapun beberapa rekomendasi langkah tindak lanjut dari USABC antara lain membangun kapabilitas sumber daya manusia (SDM) melalui rekrutmen khusus dan pelatihan berkelanjutan; serta meningkatkan pemahaman bagi pegawai pemerintah di bidang kebijakan hingga perizinan.

Lebih lanjut, membedakan pengaturan stored data, data in-transit, dan momentary processing; menguji coba (piloting) persyaratan digital utama dan menerapkan pendekatan berbasis risiko untuk AI; hingga menetapkan standar interoperabilitas agar sistem internasional dan domestik dapat bekerja sama dalam pembayaran, cloud, dan transfer data.

β€œHal ini menunjukkan bagaimana pemerintah dan industri dapat bekerja sama melalui kemitraan untuk mengatasi masalah-masalah tersebut,” kata Bhredipta.