Fendi lalu menanyakan kondisi korban. AR berdalih korban masih hidup dan tengah dirawat di Puskesmas, namun Fendi tak percaya.

"Trus sama saya ditanyain kondisi anaknya. Katanya selamat, kata bapaknya. Selamat, lagi dirawat tahu di mana puskesmas apa gimana. Nggak percaya saya mah," ujarnya.

Fendi kemudian bergegas memanggil warga dan memberi tahu kenapa ketua RT setempat bahwa AR datang kembali. Warga kemudian mengamankan AR.

"Abis itu dipegangin, Pak RT dateng. Iya ditangkep sama orang. Kan nggak ngaku, orang nggak percaya anaknya dirawat, orang semalam udah kayak gitu (dingin tidak ada nadi)," jelasnya.

Sementara, JM datang kembali ke lokasi bersama polisi. Keduanya kemudian diamankan. Korban tewas pada Sabtu (31/10) malam. JM dan AR juga telah ditetapkan sebagai tersangka. Setelah AR menenggelamkan korban, kedua pasangan suami istri itu kemudian membuang jasad korban di tanah kosong di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.