Saat ini, ORADO telah hadir di 38 provinsi dan 309 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Jaringan tersebut menjadi modal organisasi untuk merangkul komunitas dan pemain domino yang telah berkembang di berbagai daerah.
Yooky menegaskan, keberadaan PB ORADO bukan untuk mempertajam perbedaan dengan komunitas maupun kelompok domino yang telah lebih dulu ada.
"Kita hadir bukan untuk mempertajam perbedaan. Kita hadir untuk menyatukan seluruh insan domino Indonesia ke dalam satu wadah, satu sistem, dan satu tujuan yang sama," jelasnya.
Setelah pelantikan, PB ORADO akan memprioritaskan pembangunan sistem kompetisi yang jelas, pembinaan atlet secara berjenjang, peningkatan kualitas wasit, pembentukan klub, serta penyelenggaraan pertandingan yang profesional dan menarik.
Yooky mengatakan, ORADO juga akan dikembangkan sebagai bagian dari sport industry. Dengan konsep tersebut, olahraga domino diharapkan memiliki nilai prestasi, hiburan, sekaligus nilai ekonomi.
"Kita akan memanfaatkan teknologi agar pertandingan domino bisa ditonton dengan menarik. Kita akan membangun klub, turnamen, liga, merchandise, dan membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak," ungkapnya.