NADIKABAR.COM — Pelatih Kepala Tunggal Putra Indra Widjaja meminta atlet-atletnya agar berlarut dalam euforia Asian Games 2026. Mereka wajib mereset fokus karena sudah ditunggu lima turnamen selanjutnya.

Alwi Farhan dan Moh. Zaki Ubaidillah menjadi salah dua sosok penting yang membawa Indonesia meraih medali emas Asian Games 2026 di nomor beregu putra.

Indra sangat mengapresiasi daya juang atletnya yang luar biasa di multievent terbesar di Asia tersebut, tapi dia juga mengingatkan agar jangan terlalu terlena dengan pencapaian yang diraih.

"Sebenarnya yang seperti ini boleh dibilang biasa. Kekalahan saat di Thomas Cup, kemudian kebanggaan kemarin Asian Games, ya jangan berlarut-larut karena pekan depan sudah ada (turnamen) lagi," kata Indra saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung.

Bagi Indra, atlet-atletnya sudah mengerti dengan siklus turnamen internasional yang padat. Seperti Alwi dan Ubed ada target di lima turnamen terakhir, sebelum berlanjut ke persiapan BWF World Tour Final 2026. Yaitu Denmark Open, French Open, Korea Open, Kumamoto Masters Japan, dan Hong Kong Open.

"Jadi sudah harus cepat mereset. Tak bisa terus-terusan juga ya (euforia). Sudah selesai ya selesai. Nanti 4 tahun lagi juaranya siapa? Kan kita enggak tahu lagi," tuturnya.

Selain itu, Indra juga memastikan persiapan timnya terus berjalan kendati ada acara-acara yang harus atau nantinya dihadiri impak dari prestasi mereka.

"Kalau dilihat dari latihan yang berjalan beberapa hari ini anak-anak oke semua. Meskipun ada acara ini (pemberian penghargaan), kami usahakan latihan tetap jalan. Balik lagi jangan sampai apa yang sudah didapatkan jadi beban ke pertandingan selanjutnya," kata Indra.

Akan tetapi, khusus Alwi Farhan, jika poin untuk World Tour Final sudah cukup, berpeluang turnamen yang diikuti akan menyesuaikan kondisi.

"Jika poinnya cukup di World Tour Final apa sgala macam tak tertutup kemungkinan dia kami tarik.Kalau Ubed (ikut) terus," kata Indra.