"Segala upaya akan dilakukan untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang bertanggung jawab dan meminta pertanggungjawaban mereka," katanya.

Polisi segera dikerahkan ke kantor pusat RTE di Dublin dan lokasi-lokasi lain yang menjadi sasaran setelah ancaman tersebut diterima.

Pembawa acara radio Newstalk, Claire Byrne, mengatakan setelah kembali mengudara bahwa staf di sana disarankan untuk meninggalkan gedung mereka menyusul ancaman bom itu.

"Kami telah diberi tahu bahwa kami boleh kembali ke gedung tersebut dan bahwa peringatan itu hanyalah hoax," kata dia.