NADIKABAR.COM — Ronnie Brunswijk mencetak gol pertamanya di kasta tertinggi sepakbola Suriname pada usia 65 tahun. Mantan wakil presiden Suriname itu mencetak gol melalui titik penalti saat memperkuat klub miliknya, Inter Moengotapoe.

Momen unik tersebut terjadi ketika Inter Moengotapoe menghadapi Politie Voetbal Vrienden (PVV) dalam lanjutan Suriname Major League, Sabtu (31/10/2026). Inter Moengotapoe menang telak 5-0 atas tim yang berada di dasar klasemen tersebut.

Brunswijk, yang juga merupakan pemilik klub, tampil sebagai pemain dalam pertandingan itu. Saat Inter Moengotapoe sudah unggul 4-0, wasit menunjuk titik putih. Brunswijk langsung mengambil bola dan mengeksekusi penalti.

Tendangannya mengarah ke sudut kanan gawang dan menghasilkan gol kelima bagi Inter Moengotapoe. Ia kemudian merayakan gol tersebut dengan mengangkat kedua tangannya.

Gol itu menjadi yang pertama bagi Brunswijk di kasta tertinggi sejak Suriname Major League dibentuk pada 2024. Ia juga tercatat sebagai mantan pelatih klub yang kini masih kerap memasukkan namanya sendiri ke dalam susunan pemain.

Inter Moengotapoe bukan klub sembarangan di Suriname. Mereka merupakan juara liga sebanyak 11 kali dan memainkan laga kandang di Stadion Ronnie Brunswijk, yang namanya diambil dari sang pemilik.

Nama Ronnie Brunswijk tak lepas dari kontroversi. Sebelum dikenal sebagai politikus dan pemilik klub sepakbola, ia merupakan mantan pemimpin pemberontak di Suriname.

Brunswijk menjabat sebagai wakil presiden Suriname pada periode 2020 hingga 2025. Namun, rekam jejaknya juga diwarnai kasus hukum terkait penyelundupan kokain.

Pada 1999, pengadilan di Belanda menjatuhkan vonis delapan tahun penjara kepada Brunswijk secara in absentia atas keterlibatannya dalam penyelundupan kokain. Ia disebut sebagai otak di balik tiga pengiriman kokain dari Suriname ke Belanda pada 1996-1997.

Brunswijk tidak pernah menjalani hukuman tersebut di Belanda karena tidak diekstradisi dari Suriname. Ia juga selalu membantah terlibat dalam penyelundupan tersebut.

Kontroversi lain terjadi pada 2021. Saat itu, Brunswijk yang berusia 60 tahun memasukkan namanya sendiri ke dalam susunan pemain Inter Moengotapoe untuk menghadapi klub Honduras, CD Olimpia, di ajang CONCACAF League.

Inter Moengotapoe kalah telak 0-6. Setelah pertandingan, beredar video yang memperlihatkan Brunswijk membagikan uang di ruang ganti tim lawan.

CONCACAF kemudian melakukan penyelidikan dan menyatakan terjadi pelanggaran serius terhadap aturan integritas kompetisi. Inter Moengotapoe dan CD Olimpia didiskualifikasi, sedangkan Brunswijk dilarang terlibat dalam kompetisi CONCACAF selama tiga tahun.

Terlepas dari kontroversi yang menyertai pemiliknya, Inter Moengotapoe mengawali musim Suriname Major League 2026 dengan hasil positif.

Kemenangan 5-0 atas PVV membuat mereka belum terkalahkan dalam tiga pertandingan pertama musim ini. Klub berjuluk juara 11 kali itu pun berupaya mempertahankan tren positifnya dalam persaingan liga.