NADIKABAR.COM — Kapal induk USS Abraham Lincoln bersandar di Pelabuhan Laem Chabang, Thailand, untuk beristirahat setelah menjalani penugasan panjang di Timur Tengah.

Chonburi - Kapal induk USS Abraham Lincoln bersandar di Pelabuhan Laem Chabang, Thailand, untuk beristirahat setelah menjalani penugasan panjang di Timur Tengah.

Kapal induk bertenaga nuklir USS Abraham Lincoln milik Angkatan Laut Amerika Serikat bersandar di Pelabuhan Laem Chabang, Provinsi Chonburi, Thailand, kemarin.    REUTERS/Chalinee Thirasupa

Kedatangan kapal tersebut menjadi persinggahan pertama dalam kunjungan ke Thailand setelah menjalani penugasan panjang yang membuatnya berada di laut selama berbulan-bulan.  REUTERS/Chalinee Thirasupa

USS Abraham Lincoln tiba di Thailand pada Rabu (2/9) setelah tercatat menghabiskan 286 hari di laut sejak memulai penugasan pada November 2025. Kapal induk kelas Nimitz itu membawa sekitar 5.000 personel yang terdiri dari pelaut dan Marinir Amerika Serikat.  REUTERS/Chalinee Thirasupa

Persinggahan di Laem Chabang dijadwalkan berlangsung selama sekitar lima hari. Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk memberikan waktu istirahat dan pemulihan bagi awak kapal setelah menjalani penugasan panjang, sebelum kelompok tempur kapal induk itu melanjutkan perjalanan. REUTERS/Chalinee Thirasupa

Kedatangan Abraham Lincoln tidak dilakukan seorang diri. Kapal tersebut merupakan bagian dari kelompok tempur yang juga melibatkan sejumlah kapal perang Amerika Serikat. Kapal perusak USS Frank E. Petersen Jr. bersandar di Sriracha, sementara kapal penjelajah berpeluru kendali USS Robert Smalls berada di Map Ta Phut, Provinsi Rayong.  REUTERS/Chalinee Thirasupa

Sebelum menuju Thailand, kelompok tempur Abraham Lincoln menjalani hampir tujuh bulan operasi di wilayah tanggung jawab Komando Pusat Amerika Serikat atau US Central Command.  REUTERS/Chalinee Thirasupa

Menurut Angkatan Laut AS, kelompok tersebut terlibat dalam operasi tempur untuk mendukung Operation Epic Fury serta operasi blokade laut selama konflik dengan Iran.  REUTERS/Chalinee Thirasupa