NADIKABAR.COM — Ustaz Das'ad Latif melayat ke rumah duka Marlina Tjhan, mertua Ketua PSMTI Pusat Wilianto Tanta, di Rumah Duka Budi Luhur, Makassar. Kedatangan Ustaz Das'ad Latif menjadi bentuk ungkapan belasungkawa sekaligus penghormatan kepada keluarga yang tengah berduka.
"Saya sebagai mubaligh dan sebagai pribadi mengucapkan ikut bela sungkawa atas meninggalnya orang tua dari Pak Wili, mertua. Ini wujud duka cita saya, saya datang. Dan ini bagian daripada persaudaraan," kata Ustaz Das'ad di Rumah Duka, Rabu (9/9/2026) malam.
Menurutnya, hubungan persaudaraan tidak hanya terbentuk karena ikatan darah maupun kesamaan latar belakang. Persaudaraan juga dapat tumbuh melalui interaksi dan kegiatan sosial di tengah masyarakat.
"Pak Wili ini hanya karena tidak dilahirkan satu rahim sehingga saya tidak saudara. Tapi dalam kegiatan sosial itu tetap saudara," ujarnya.
Ustaz Das'ad menuturkan, dirinya juga memiliki hubungan baik dengan Wilianto Tanta melalui berbagai kegiatan sosial dan PSMTI. Ia mengaku kerap hadir dalam kegiatan PSMTI, termasuk ketika diundang untuk membawakan ceramah agama di Munas VIII PSMTI di Jakarta.
"Ini mewujudkan toleransi di tim redaksi kita. Saya datang ini wujud duka cita. Dan agama manapun mengajarkan untuk ikut bela sungkawa apabila saudara kita meninggal dunia. Tanpa melihat apa agamanya, apa sukunya, apa rasnya," jelasnya.
Menurut Ustaz Das'ad, sikap saling menghormati tersebut merupakan bagian dari kehidupan masyarakat Sulawesi Selatan yang menjunjung tinggi persaudaraan di tengah keberagaman.
"Inilah kita di Sulawesi Selatan saling menghormati," katanya.