Polisi kemudian bergerak melakukan penyelidikan. Sekitar dua jam setelah kejadian, petugas mengamankan YS yang diduga terlibat duel. Menurut Yunli, orang tersebut sempat datang ke rumah sakit dengan mengaku sebagai korban perkelahian.
"Ditangkap sekitar dua jam kemudian di RSUD. Soalnya ngaku korban," katanya.
Polisi masih mendalami peran masing-masing orang yang berada di lokasi. Satu orang lainnya, AM, seorang perempuan bekerja sebagai bank keliling juga masih dalam proses pemeriksaan dan pengembangan.
Dari penelusuran sementara, polisi menduga AM meminta bantuan YS untuk mendatangi JD. Bahkan, YS disebut diminta untuk memberi pelajaran kepada pihak yang memiliki persoalan utang tersebut.
Penyidik kini masih mengurai bagaimana penagihan utang Rp250 ribu itu berkembang menjadi aksi kekerasan. Polisi juga mendalami siapa yang lebih dulu membawa senjata dan bagaimana masing-masing benda digunakan dalam duel tersebut.