Salah seorang peserta, Hafirudin, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru selama mengikuti pelatihan tersebut.

Ia yang telah menerapkan metode pertanian organik selama kurang lebih dua tahun menilai pelatihan itu membantu melengkapi pemahamannya dalam mengelola lahan.

“Saya sudah kurang lebih dua tahun menerapkan metode organik dalam pertanian, tetapi belum sempurna. Alhamdulillah melalui pelatihan ini saya dan teman-teman mendapatkan tambahan ilmu. Pemahaman yang sebelumnya kurang tepat menjadi lebih jelas setelah mengikuti pelatihan ini,” katanya.

Menurut dia, materi yang diberikan tidak hanya menambah wawasan mengenai pertanian organik, tetapi juga membantu petani memahami kondisi lahan dan menentukan langkah pengelolaan yang lebih tepat.