NADIKABAR.COM — Ganda campuran Indonesia Varrel Yustin Mulia/Bernadine Anindya Wardana harus terhenti di babak semifinal Indonesia Masters, setelah kalah dua gim langsung dari wakil China di GOR Djarum Arena Kudus, Jawa Tengah, Sabtu.

Varrel/Wardana kalah melawan wakil China, Li Hong Yi/Huang Ke Xin tiga gim dengan skor 22-24, 23-21, 21-14.

Wardana usai pertandingan mengakui awal gim sudah enak mainnya, tetapi kurang konsisten sehingga kalah. Padahal seharusnya di gim pertama punya peluang memenangkannya.

"Lawan memang memiliki kelebihan dari segi serangan sehingga cukup dominan dalam menyerang karena keduanya didukung dengan postur yang tinggi," ujarnya.

Menurut dia, hal itu menjadi salah satu hal yang masih perlu kami antisipasi dan perbaiki ke depannya.

Sementara itu, Varrel mengakui meskipun kalah tetap bersyukur bisa selesai tanpa mengalami cedera.

"Ya, tadi gim kedua sebenarnya kita sudah ngerti apa yang harus kita terapkan di dalam lapangan. Set kedua bermain lebih tenang dan juga membaca menerapkan pola yang lebih tepat," ujarnya.

Hanya saja, kata dia, pada gim ketiga dirinya bersama pasangan kalah konsisten dan beberapa kali melakukan kesalahan, setelah sebelumnya bisa konsisten dan fokus.

"Tetap kami syukuri bisa sampai ke semifinal. Pastinya masih banyak yang harus diperbaiki, terutama konsistensi dan fokus selama pertandingan. Kami juga harus bisa bermain lebih tenang, menjaga tempo, dan menerapkan pola permainan yang tepat dalam situasi apa pun," ujarnya.

Sementara itu, Huang mengakui di gim kedua sempat tertekan, namun berkat dukungan pelatih akhirnya bisa bermain optimal.

"Kami berdua akhirnya semakin percaya diri dan bisa memenangkan laga semifinal ini," ujarnya.

Untuk menghadapi final, kata Li Hong, dirinya akan bertanya dengan seniornya karena lawan yang dihadapi nantinya juga pemain senior yang sudah berpengalaman.

Pada laga final, pasangan China tersebut akan menghadapi pasangan campuran dari Singapura/Indonesia, Hee Yong Kai Terry/Gloria Emanuelle Widjaja.