AVN menyebutkan bahwa pemerintah Venezuela menargetkan untuk membangun kembali sektor kelistrikan dalam jangka menengah. AVN menambahkan bahwa jaringan listrik terdampak oleh tindakan koersif sepihak Amerika Serikat (AS) yang menutup akses terhadap suku cadang asli.
Dua gempa bumi bermagnitudo 7,2 dan 7,5 yang mengguncang bagian utara Venezuela pada 24 Juni lalu juga merusak jaringan listrik, sehingga melumpuhkan kapasitas pembangkitan listrik sebesar 800 megawatt dan memperburuk pembatasan pasokan listrik di sebagian besar wilayah negara tersebut.
Penjabat Presiden Venezuela Delcy Rodriguez pada Sabtu (10/10) menyebutkan bahwa 600 dari 800 megawatt kapasitas pembangkitan yang hilang akibat gempa bumi telah dipulihkan. Namun, pemadaman listrik masih dilaporkan di seluruh negeri.