"Trofi pertama, ya, itu pertandingan yang gila. Kami harus bermain lebih baik, tetapi kami menang. Jadi, tidak masalah," kata dia.
Verdonk menyebut gelar juara ini bagian dari era baru sepak bola Indonesia.
Ia mengatakan tidak ingin terlalu terpaku pada catatan pertemuan masa lalu, di mana Indonesia selalu kalah bermain di final, termasuk kekalahan dari Thailand pada final Piala AFF 2002 di Jakarta.
"Kami memiliki pemain dengan kualitas bagus, tetapi kami masih harus berkembang," kata pemain berusia 29 tahun itu.