NADIKABAR.COM — Aktor Vino G Bastian membagikan kisah emosional di balik keterlibatannya dalam film Hamka Awal Mula Vol. 3. Ia mengungkapkan adanya ikatan spiritual tak terduga antara mendiang sang ibunda dengan sosok ulama Buya Hamka.

Kisah personal ini bermula ketika sang aktor pertama kali mendapatkan tawaran untuk memerankan Buya Hamka beberapa tahun lalu. Saat menceritakan proyek tersebut kepada keluarga, ibunda Vino memberikan reaksi yang mengejutkan.

"Waktu pertama kali saya syuting film ini kebetulan ibu saya masih ada, sekarang sudah wafat. Ketika saya cerita mau dapat film Buya Hamka, terus saya bilang, 'Mami tahu enggak Buya Hamka?'. Dia senyum-senyum saja gitu, 'Tahu'," kenang Vino G Bastian saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2026).

Pada awalnya, ia mengira sang ibunda mengenal nama Buya Hamka karena koleksi literatur milik mendiang ayahnya.

Rupanya, sang ibunda rupanya menyimpan kenangan yang jauh lebih mendalam. Sebelum melangkah ke jenjang pernikahan dengan ayah Vino, sang ibu resmi memeluk Islam dengan dibimbing langsung oleh Buya Hamka.

"Saya kira tahunya karena di buku, tapi ternyata dia cerita bahwa dulu waktu mau menikah, ibu saya tuh mualafnya sama Buya Hamka. Jadi dia dibawa sama ayah saya ke rumahnya beliau di belakang Al-Azhar di Kebayoran Lama. Rumahnya Buya Hamka di Raden Patah di situ," ungkap Vino G Bastian.

Mengetahui tersebut, suami Marsha Timothy itu merasa terpilihnya ia sebagai pemeran Buya Hamka bukan sekadar perjalanan karier biasa. Aktor berusia 44 tahun itu meyakini pertemuan peran tersebut merupakan garis takdir yang sarat makna bagi kehidupannya pribadi.

"Mungkin ini sudah jadi garis Allah, jadi kayaknya kok semuanya berhubungan gitu. Mudah-mudahan film ini bisa menjadi pelajaran bukan cuma buat penonton, tapi buat saya sendiri yang ada di film ini," pungkasnya.

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 garapan sutradara Fajar Bustomi ini mengambil format prekuel, film ini menyoroti fase pembentukan karakter Hamka sejak masa kecil di Maninjau, konflik keluarga, hingga perjalanannya merantau ke Makkah.