Okta mengatakan ayahnya mengenal pelaku karena satu kali berpapasan di minimarket. Dia menduga ayahnya terkena hipnotis berujung motornya dibawa kabur.

"Nah, itu, Kak, mungkin nggak ya bapak aku kesirep (hipnotis)? Nggak ada hubungan apa-apa. Awalnya bapak aku bilang kenal sama orang itu, tapi ditanya lagi kenal cuma sekali lewat aja pernah nyapa di minimarket. Jadi bukan yang benar-benar kenal kayak tetangga atau tahu rumahnya di mana," jelasnya.

Dimintai konfirmasi, Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka Utama mengatakan pihaknya saat ini masih menyelidiki kasus tersebut guna mengejar pelaku.

"Iya, dalam penyelidikan," ujar AKBP Made saat dihubungi.