NADIKABAR.COM — HYROX dikenal sebagai olahraga yang menguji kekuatan dan daya tahan tubuh. Namun, ajang HYROX Beijing 2026 justru diwarnai insiden tak biasa ketika atlet elit Joanna Wietrzyk 'cepirit' saat perlombaan.
Wietrzyk dilaporkan mengalami encopresis atau inkontinensia tinja, yakni kondisi ketika seseorang tidak sengaja buang air besar. Meski mengalami kondisi tersebut, Wietrzyk tetap melanjutkan perlombaan.
keputusan Wietrzyk untuk terus berlomba menuai banyak kritik. Kekhawatiran muncul karena adanya potensi kontaminasi tinja pada sejumlah area dan peralatan yang digunakan peserta.
Peserta HYROX bersentuhan dengan berbagai peralatan, mulai dari matras karet, pegangan kereta luncur, hingga lintasan lari. Kondisi tersebut membuat insiden Wietrzyk menjadi sorotan.