NADIKABAR.COM — Ajang HYROX Beijing 2026 diwarnai insiden tidak biasa. Seorang atlet elit bernama Joanna Wietrzyk dilaporkan 'cepirit' atau encopresis, tetapi tetap melanjutkan perlombaan.
Sebagai informasi, encopresis atau inkontinensia tinja adalah kondisi ketika seseorang tidak sengaja buang air besar.
Kondisi ini terjadi ketika tinja yang terkena dampak terkumpul di usus besar dan rektum. Usus besar menjadi terlalu penuh dan tinja cair bocor di sekitar tinja yang tertahan, sehingga menodai pakaian dalam.
Dikutip dari Global Times, keputusan yang diambil oleh Wietrzyk menuai banyak kritikan. Hal ini karena ketakutan kontaminasi dari tinja tersebut karena peserta bersentuhan dengan matras karet, pegangan kereta luncur, hingga lintasan lari.