"Kemarin anggota sudah mengecek ke tempat kejadian perkara (TKP)," kata Bambang dalam keterangannya, Senin (2/11/2026).

Polisi meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi. Berdasarkan keterangan saksi, pengeras suara tersebut diketahui dalam kondisi berlubang sejak Sabtu (24/10).

"Berdasarkan keterangan dari saksi bahwa pada hari Sabtu, tanggal 24 Oktober 2026 setelah salat Ashar lalu keluar dari masjid melihat kondisi Toa masjid yang sudah rusak dengan kondisi bolong bekas tembak senapan angin," jelasnya.

Pada Minggu (25/10), saksi kembali mendengar suara tembakan pada waktu setelah salat Isya.