Untuk membenahi ribuan sekolah di NTT, pemerintah menggelontorkan anggaran mencapai lebih dari Rp 1,2 triliun pada tahun 2026. Alokasi ini tercatat meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Pada 2026, sebanyak 1.487 satuan pendidikan di Nusa Tenggara Timur menjadi sasaran revitalisasi dengan dukungan anggaran lebih dari Rp 1,2 triliun (Rp 1.208.684.805.539)," kata Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal (Dirjen PAUD Dikdas PNFI), Gogot Suharwoto, dikutip dari laman Kemendikdasmen, Selasa (15/9/2026).

Sebelumnya, program renovasi fisik sekolah di NTT sendiri sudah menjangkau 580 satuan pendidikan. Selain itu, pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) dilakukan dengan total serapan dana Rp 603,5 miliar.

Secara rinci, bantuan tersebut menyasar:

- 43 PAUD (Rp 15,83 miliar) - 234 SD (Rp 160,73 miliar) - 174 SMP (Rp 248,58 miliar) - 64 SMA (Rp 75,96 miliar) - 44 SMK (Rp 64,75 miliar) - 9 SLB (Rp 16,47 miliar) - 8 SKB/PKBM (Rp 6,9 miliar)