Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) buka suara soal dugaan pelecehan daring tersebut. POGI menyesalkan jika hal tersebut benar-benar terjadi.

"Kami sangat menentang keras hal ini, tetapi kami akan cek dahulu," kata Ketua Umum Pengurus Pusat POGI, Budi Wiweko, saat dihubungi NadiKabar.com, Rabu (2/9/2026).

Budi mengatakan belum ada laporan yang masuk terkait dugaan pelecehan tersebut ke POGI. Namun, ia memastikan akan membantu atau mendampingi korban.