"Untuk sementara masih kita dalami. Namun hasil sementara itu chatting-an pesan inbox dan WhatsApp, yang ditujukan ke mantan muridnya," ujar dia.

Ditanya soal rangkaian kejadian yang disebut berlangsung sejak 2021 dan berapa jumlah korbannya, Wildan menegaskan pihaknya masih melakukan pendalaman.