Pihak Polsek Bojonggambir, Pemerintah Kecamatan Bojonggambir, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat mengumpulkan panitia serta pengisi acara pada Kamis (25/9). Pihak berwenang memastikan bahwa acara hiburan tersebut dilakukan setelah peringatan Maulid Nabi selesai dan bukan merupakan bagian dari rangkaian acara keagamaan tersebut.

Panitia kegiatan, Dadan Murdani, akhirnya menyampaikan permintaan maaf. Pihak panitia berjanji akan mengevaluasi kegiatan serupa agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

"Kami atas nama seluruh panitia meminta maaf kepada seluruh lapisan masyarakat di Bojonggambir dan Kabupaten Tasikmalaya," kata Dadan dalam video yang diterima NadiKabar Kamis (23/9).

Ia mengakui bahwa video tersebut telah meresahkan masyarakat dan berjanji akan melakukan evaluasi internal.