"Sepanjang mereka masyarakat Parepare, difasilitasi oleh siapa saja, silakan. Tidak ada masalah, kami akan layani," paparnya.
Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris NasDem Parepare, Suyuti menyebut keberadaan bendera murni akibat kelalaian. Hal itu terjadi karena banyaknya kader yang turun membantu di lapangan.
"Iye tidak sengaja, saya juga luput kenapa tiba-tiba ada. Kemarin banyak pengurus dan kader yang ikut membantu," ujar Suyuti.
Suyuti mengaku langsung menginstruksikan jajarannya untuk mencopot seluruh atribut partai dari armada. Langkah itu diambil segera setelah ia menerima laporan.
"Saya minta untuk dibuka segera. Dapat informasi kalau ada bendera, jadi langsung saya minta dibuka," pungkasnya.