Pesanan tersebut dibuat untuk Haolin, bocah berusia empat tahun. Ia diketahui didiagnosis menderita leukemia pada Februari 2026 dan masih menjalani pengobatan.

Ayah Haolin yang bermarga Zhu kemudian mengetahui adanya uang di dalam pesanan. Ia pun merasa sangat tersentuh dengan perhatian dari orang yang bahkan tidak dikenalnya.

"Orang asing menunjukkan kepedulian kepada anak yang sakit. Selalu ada kehangatan di dunia ini yang bisa menerangi hari-hari paling gelap," tulis Zhu.

Kebaikan Wang terasa semakin menyentuh setelah kondisi ekonominya diketahui. Ia ternyata masih memiliki utang usaha lebih dari 200 ribu yuan.

Berkat kebaikan hatinya, lapak pancake telur milik Wang ramai diserbu pengunjung setelah ia mendadak viral. Penjualan pancake telurnya bahkan dilaporkan meningkat hingga dua kali lipat.