"Hal tersebut di antaranya mengingatkan agar PKL tidak berjualan di tempat-tempat yang dilarang, apalagi berjualan sampai mengganggu kenyamanan pengunjung yang lain," sambungnya.

Ditya meyakini sebelum mengambil tindakan tersebut petugas Jogomaton pasti sudah secara persuasif mengingatkan para pedagang sate secara lisan.

"Hal ini kan sebenarnya tidak hanya terjadi sekali dua kali ini, para penjual sate sudah diperingatkan sebelumnya. Mungkin tindakan yang dilakukan rekan-rekan Jogomaton tersebut diharapkan memberikan efek jera," papar Ditya.

"Saya rasa rekan-rekan Jogomaton telah mengingatkan secara normatif sebelumnya. Informasi yang pernah saya dapat, mereka (pedang sate), ketika dilarang memang patuh, tapi kemudian pindah ke lokasi lain, yang sebenarnya masih di sepanjang Jalan Malioboro juga," pungkasnya.