Korban pun berupaya menghalau serangan. Lalu parang mengenai tangan korban hingga terluka.

"Peristiwa dugaan penyr4ngn terjadi di sebuahrumah di kawasan Jalan Madukoro IV, Kelurahan Krobokan, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026) malam. Berdasarkan informasi awal, kejadian bermula dari persoalanpekerjaan. Seorang pria yang sebelumnya bekerja sebagai mandor dalam proyek pembangunan milik korban, diduga merasa kecewa setelah proyek tersebut selesai. Pria tersebut kemudian mendatangi rumah kOrban dengan membawa snjata tj4m jenis prang. Keduanya sempat terlibat cekcok hingga terjadi dugaan upaya pnyr4ngn. KOrban disebut berusaha menghalau serngn dengan memegangsnjata tjam yang dibawa pelaku. Akibatnya, kOrban mengalami luk4 pada bagian tangan. Peristiwa tersebut telah ditangani pihak kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Motif dan kronologi lengkap kejadian masih didalami," tulis akun tersebut seperti dilihat NadiKabar.

Andika menerangkan berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, tersangka tidak terima saat ditegur FMJ lantaran menelepon dengan nada keras. Namun, Andika belum memerinci hubungan kedua orang itu.

"Untuk motif tersangka tidak terima ditegur oleh korban dikarenakan korban merasa terganggu oleh tersangka yang sedang menelepon orang dengan suara yang keras sehingga ditegur korban," sebutnya.