Ketertarikan beli rumah rakitan sehari jadi tercermin dalam tren pencarian online. Menurut perusahaan intelijen pasar ShelfTrend, kata kunci bervolume tinggi terkait rumah prefabrikasi di Amerika Serikat melonjak, dengan 'rumah mungil' menarik lebih dari 450.000 pencarian bulanan, diikuti 'rumah modular' di atas 201.000 pencarian dan 'rumah prefabrikasi' melebihi 165.000 searches.

Tampaknya, minat atas rumah prepabrikasi memang sedang populer secara global. Perusahaan riset pasar Mordor Intelligence menyebut pasar perumahan prefabrikasi global diproyeksikan mencapai USD 152,74 miliar (Rp 2.757 triliun lebih) tahun ini, dan diperkirakan tumbuh menjadi USD 210,33 miliar (sekitar Rp 3.798 triliunan) pada tahun 2031.

Bagi produsen China, minat ini membuka pintu baru di luar negeri. "Permintaan tumbuh pesat, terutama di pasar di mana akomodasi yang fleksibel dan hemat biaya sangat dicari," kata Serena He, pendiri Luban Cabin, produsen yang berbasis di Linyi, provinsi Shandong.

"Di Australia dan Selandia Baru, unit kami populer untuk glamping dan perkemahan liburan, sementara di Timur Tengah, unit tersebut digunakan untuk wisata gurun kelas atas," imbuhnya.

He menambahkan bahwa perusahaan juga melihat minat yang kuat dari Asia Tenggara untuk proyek resor dan dari beberapa bagian Eropa untuk homestay yang disesuaikan dan akomodasi ramah lingkungan.