"Jujur senang karena emang awal tuh dia memang ngasih program ini tuh kan awalnya ngomong dari omongan Ayah almarhum saya, almarhum Bapak saya tuh kayak ngomong ke Surya tuh kayak, 'Sur, kamu naik aja coba jadi lurah biar ngerasain kayak seorang pemimpin tuh kayak gimana' gitu," kata Rangga.
Kisah Surya sebagai tukang pilah sampah hingga menjadi Kades viral di sosial media dan membuat dia senang sekaligus terkejut. Dia menanggapinya dengan positif.
"Saya senang sekali. Saya juga enggak tahu sampai seviral ini. Mungkin karena emang rumah saya jelek atau gimana, mungkin itu kali. Dengan viralnya saya, dengan pekerjaan saya itu tukang pilah sampah, mungkin dari situ ya, enggak tahu juga saya. Sampai kemarin saya sempat dipanggil Dedi Mulyadi. Itu saya sempat menemui Kang Dedi Mulyadi, mungkin dengan lihat di medsos mungkin. Ya saya juga sangat-sangat senang sekali dengan kejadian seperti ini," katanya.
Ia berharap setelah nanti dilantik menjadi Kades, ia bisa melayani masyarakatnya agar bisa mewujudkan persatuan dan membangun Desa Mekarwangi.
"Harapan saya buat sekarang saat saya sudah menjadi Kepala Desa karena kan saya sekarang belum dilantik, saat saya udah dilantik, semua yang namanya masyarakat Mekarwangi itu menjadi masyarakat saya. Enggak ada lagi nomor 1 atau nomor 2, itu enggak ada. Ke depan semua itu masyarakat saya. Dan itu harus bener-bener kita bersatu untuk bagaimana caranya membangun Desa Mekarwangi," katanya.