Menurut dia, keberadaan komunitas skateboard perlu diakomodasi dengan lokasi yang tepat agar tidak mengganggu aktivitas wisata maupun arus lalu lintas di kawasan The Mandalika.
"Tentu itu perlu diaplikasikan, ditempatkan, disesuaikan pada tempat yang tepat, sehingga sesuai dengan peraturan master plan. Kami juga sedang membahas hal tersebut," ujar Pary.
Dari hasil identifikasi sementara, aktivitas skateboard itu tidak berlangsung setiap hari. Kegiatan biasanya digelar pada Rabu sore dengan memanfaatkan beberapa ruas jalan di kawasan Mandalika.
"Kami sinkronkan dengan tim sekuriti, bagaimana tidak mengganggu traffic dan tepat pada lokasinya," kata dia.