NADIKABAR.COM — Seorang perempuan berinisial AAN diduga dianiaya sejumlah orang usai dituduh mencuri amplop hajatan di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan (Jaksel). AAN telah melaporkan dugaan pengeroyokan itu ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Insiden itu viral di media sosial (medsos) setelah seorang mengunggah cerita ada seorang perempuan sedang joging melewati lokasi hajatan warga. Dinarasikan, perempuan tersebut dituduh maling amplop hajatan hanya karena korban memakai setelan hitam seperti ciri-ciri pakaian pelaku.
Kemudian, perempuan tersebut mengalami pengeroyokan hingga hijab yang dikenakannya terlepas. Namun, saat rekaman CCTV dicek, ternyata pencuri amplop itu diduga berasal dari keluarga pihak yang menggelar hajatan.
Seusai viral, keluarga yang menuduh AAN mencuri membuat klarifikasi di medsos. Dalam unggahan itu, pihak keluarga yang menggelar hajatan meminta maaf karena menuduh AAN mencuri.
"Terkait kejadian tersebut seorang perempuan inisial AAN, telah datang ke Polres Metro Jakarta Selatan dan melaporkan atas kejadian yang dialami yaitu pengeroyokan," kata Kasi Humas Polres Jakarta Selatan AKP Joko Adi saat dihubungi, Kamis (1/10/2026).
Joko menjelaskan kasus ini sudah ditangani polisi. Kini sudah masuk tahap penyelidikan.
"Saat ini perkara yang dilaporkan inisial AAN dimaksud sedang didalami dan pada tahap penyelidikan oleh Unit Krimum Sat Reskrim Polres, Jakarta Selatan," jelasnya.
NadiKabar berupaya menghubungi pihak korban, namun hingga berita ini ditulis belum ada respons.