Jalur di ujung kampung tersebut telah menggunakan paving block. Namun, warga yang hendak menuju pemakaman harus melewati sebuah terowongan sepanjang sekitar 50 meter. Keberadaan terowongan itu yang membuat warga kesulitan membawa keranda jenazah. Tingginya tak lebih dari 2 meter dan cukup gelap.

Meski begitu, berdasarkan pantauan di lokasi, jalur tersebut saat ini lebih banyak digunakan warga untuk menuju area persawahan. Sementara untuk akses utama, warga masih menggunakan Jalan Rancabolang.