"Karena bantuan itu diperuntukkan bagi semua warga yang terdampak bukan berarti bantuan sampai di situ saja, tetap diupayakan supaya ada bantuan-bantuan lain, bertahap," ujar dia.

Timotius meminta warga terdampak gempa menerima setiap bantuan pemerintah. Jika menolaknya, warga tidak perlu menginjak-injak bantuan tersebut. Ia menegaskan bantuan itu berasal dari banyak pihak yang disalurkan melalui pemerintah. Sementara itu, masih banyak warga terdampak yang membutuhkan bantuan makanan.

"Saran saya kita terima saja bantuan itu, kalau menolak tidak perlu diperlakukan seperti itu. Bantuan ini kan disumbangkan dari orang-orang melalui pemerintah, susah payah juga, dan masih ada warga yang sangat membutuhkan terkait bantuan itu," tegas dia.

Timotius membenarkan warga terdampak di Desa Golo Lijun baru dua kali mendapat bantuan sembako. Menurut dia, ada perlakuan berbeda dalam penyaluran bantuan ke wilayah tersebut karena lokasinya jauh dari ibu kota kecamatan. Penyaluran bantuan ke desa itu juga terkendala koordinasi dengan pemerintah desa setempat karena tidak ada jaringan telepon.