Untuk perangkat lunak, seri Vivo X500 menjalankan OriginOS 7 berbasis Android 17.
Vivo X500 tersedia dalam pilihan warna putih, abu-abu, dan hitam. Di China, harganya mulai dari 5.499 yuan atau Rp14,70 juta untuk konfigurasi 12GB RAM dan penyimpanan 256GB.
Varian 12GB/512GB dibanderol 5.999 yuan atau Rp16,04 juta, sedangkan varian 12GB/1TB dijual seharga 6.999 yuan atau Rp18,71 juta.
Untuk Vivo X500 Pro, harga dimulai dari 6.499 yuan atau Rp17,37 juta untuk konfigurasi 12GB/256GB. Varian 12GB/512GB dibanderol 7.499 yuan atau Rp20,04 juta, sementara varian 12GB/1TB mencapai 8.499 yuan atau Rp22,73 juta.
Sementara itu, Vivo X500 Pro Max dibanderol mulai dari 6.999 yuan atau Rp18,71 juta untuk konfigurasi 12GB/256GB. Model 12GB/512GB dijual 7.999 yuan atau Rp21,39 juta, sedangkan varian 12GB/1TB dibanderol 8.999 yuan atau Rp24,07 juta.
Untuk varian dengan RAM 16GB, X500 Pro Max tersedia dalam konfigurasi 16GB/512GB dengan harga 8.499 yuan atau Rp22,73 juta. Adapun varian tertinggi dengan RAM 16GB dan penyimpanan 1TB dibanderol 12.999 yuan atau Rp34,75 juta.
Penjualan umum seri Vivo X500 di China dijadwalkan dimulai pada 24 September. Hingga saat ini, Vivo belum mengungkapkan rencana peluncuran seri tersebut untuk pasar global.
Penerjemah: Farhan Arda Nugraha