NADIKABAR.COM — Produsen otomotif multinasional asal Jerman, Volkswagen, berencana memangkas 12.000 pekerja tambahan hingga 2030 sebagai bagian dari program penghematan biaya, menurut laporan surat kabar Bild.
Pemangkasan tersebut dilakukan di luar program optimalisasi tenaga kerja yang telah disetujui sebelumnya, yang mencakup rencana penghapusan lebih dari 35.000 posisi.
Manajemen berencana melaksanakan PHK dengan cara yang disebut “bertanggung jawab secara sosial”, antara lain dengan menawarkan kesempatan kepada karyawan untuk mengikuti program pelatihan ulang yang didukung oleh Pemerintah Jerman.
Namun, serikat pekerja IG Metall mengancam akan menggelar aksi mogok di perusahaan otomotif tersebut mulai 2027.
Perundingan resmi mengenai kesepakatan kerja bersama dijadwalkan berlangsung pada 24 November, sementara masa “kewajiban damai” (Friedenspflicht) yang melarang aksi mogok akan berakhir pada 31 Desember.
Penerjemah: Fransiska Ninditya