NADIKABAR.COM — Jumlah korban jiwa akibat wabah Ebola yang sedang berlangsung di Republik Demokratik Kongo (DRC) mendekati 5.000, menurut laporan resmi terbaru yang dirilis Jumat lalu, sementara Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika (Africa CDC) memberikan penghormatan kepada seorang dokter yang meninggal karena penyakit tersebut di wilayah timur negara yang dilanda konflik.

Laporan situasi terbaru dari Institut Kesehatan Masyarakat Nasional (INSP) DRC menunjukkan bahwa negara tersebut telah mencata 10.274 kasus Ebola yang terkonfirmasi, termasuk 4.992 kematian, hingga 28 Oktober, dengan tingkat kematian kasus sebesar 48,6 persen.

Wabah tersebut telah memengaruhi 67 zona kesehatan di delapan dari 26 provinsi di negara tersebut.