NADIKABAR.COM — Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi bersama jajaran OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait memantau progres pekerjaan konstruksi enam proyek infrastruktur jalan yang menggunakan dana APBD seiring mendekati akhir tahun anggaran 2026.
Sejumlah proyek yang dipantau perkembangannya, antara lain pemeliharaan berkala jalan ruas Krokeh-Batas Kota Madiun, rehabilitasi jalan ruas Bakur-Batas Kabupaten Magetan, jalan ruas Pule-Batas Kabupaten Ngawi, jalan ruas Krokeh-Batas Kabupaten Magetan, jalan ruas Jiwan-Grobogan, dan jalan ruas Jiwan -Sambirejo.
"Kegiatan pemantauan ini bertujuan untuk evaluasi dan memonitor perkembangan proyek fisik di Kabupaten Madiun agar pengerjaannya tidak mengalami keterlambatan. Selain itu, Saya juga meminta rekanan tepat waktu dalam pengerjaan proyek yang menggunakan dana APBD," ujar Wabup Purnomo Hadi di Madiun, Jumat.
Pihaknya mengaku puas karena dari enam proyek yang ditinjaunya itu, terpantau baik mengenai pekerjaan, kualitas, dan percepatannya.
"Setelah kami lakukan monev, Alhamdulillah hampir semuanya berjalan luar biasa, yang sebenarnya akhir masa kontraknya itu di bulan Desember, ini keenam proyek sudah mendekati rampung, sudah mencapai 97 persen dan 94 persen," katanya.
Melalui pemantauan langsung tersebut, pihaknya ingin memastikan semua proyek pembangunan di Kabupaten Madiun berjalan lancar dan maksimal untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia mengatakan bahwa panjang jalan Kabupaten Madiun mencapai 1.100 kilometer. Dari sepanjang itu, sekitar 72 persen di antaranya adalah masuk kategori jalan mantap dengan kerusakan ringan atau kondisi baik.
Sementara, sebanyak 28 persen lainnya berkategori non-mantap, sehingga diperlukan pemeliharaan seperti dilakukan lapen, penebalan aspal, dan lainnya dengan demikian 72 persen jalan mantap di Kabupaten Madiun itu tetap terjaga dan diharapkan bertambah.
Pihaknya meminta agar pengguna anggaran maupun pejabat penanggung jawab kegiatan gencar melakukan evaluasi di setiap pekerjaan sehingga perkembangan terpantau menjelang akhir tahun anggaran 2026.
Dalam kesempatan itu, Wabup juga minta para pemangku wilayah seperti Kepala Desa, Kepala Dusun dan RT agar memperhatikan kebersihan selokan. Hal itu supaya di saat hujan, air tidak meluap ke jalan yang menyebabkan aspal rusak.
Wabup berharap, melalui pengerjaan proyek infrastruktur jalan yang tepat waktu dan terukur, maka tujuan kesejahteraan bagi warga Kabupaten Madiun dan sekitarnya dapat terwujud.