Kajian secara komprehensif diharapkan bisa menghasilkan sistem informasi kebencanaan yang lebih terpadu. Tak bisa dipungkiri bila Indonesia menghadapi berbagai potensi bencana, sehingga informasi bencana perlu lebih terintegrasi.

"Dengan kajian yang komprehensif, integrasi kelembagaan diharapkan dapat menghasilkan sistem informasi kebencanaan yang lebih terpadu, memperkuat mitigasi, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi keselamatan masyarakat," tegas DPR lagi.

Secara kedudukan, BMKG dan Badan Geologi sudah memiliki perbedaan. BMKG merupakan Lembaga Pemerintah Nonkementerian (LPNK) yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden RI, sedangkan Badan Geologi berada di bawah Kementerian ESDM.

Kedua lembaga ini juga memiliki peran dan fokus yang berbeda, yaitu:

Perbedaan juga ditemukan dalam proses pemantauan gempa. Kementerian ESDM menjelaskan bila Badan Geologi memantau aktivitas gempa vulkanik yang berasal dari gunung berapi aktif, sedangkan BMKG memonitor aktivitas gempa tektonik yang berasal dari pergerakan patahan dan lempeng bumi.

Berdasarkan laman resmi masing-masing, berikut ini tugas dan fungsi Badan Geologi dan BMKG.