Warga Pulogadung, Titin Adriani, mengaku sepakat usulan CFD Sabtu dan Minggu. Dia berharap penambahan hari CFD bisa membantu mengurangi polusi udara dan kepadatan lalu lintas.

"Setuju-setuju aja sih, buat mengurangi kemacetan, mengurangi polusi, hari Sabtu-nya juga, gitu kan. Karena dari Senin sampai Jumat udah full kendaraan di jalanan, buat ngurangin polusi udara juga bagus," kata Titin.

Titin juga berharap rute CFD Sabtu dibedakan dari CFD Minggu. Dia berharap waktu pelaksanaan CFD pada hari Sabtu juga tak sepanjang hari Minggu.

"Bisa aja sih, cuman jamnya mungkin ya. Kalau Sabtu bisa nggak terlalu sampai siang, kalau Minggu kan bisa sampai siang. Kalau Sabtu mungkin nggak sampai siang banget gitu ya, biar nggak ganggu lalu lintas juga," ujarnya.

Warga Jaksel, Apri, mengaku tidak setuju CFD pada Sabtu. Menurutnya, CFD Sabtu akan mengganggu mobilitas warga.

"Kalau buat hari Sabtu kayaknya belum ya. Karena masih banyak warga Jakarta yang masih masuk kerja. Nanti takutnya malah mengganggu mobilitasnya juga sih, mungkin kerjanya pagi atau sore," kata Apri.

Dia mengatakan masih banyak warga di Jakarta yang bekerja pada hari Sabtu. Dia khawatir hal itu malah memicu kemacetan.